Uncategorized 

KELUARGA BESAR PERADI GELAR PERAYAAN NATAL 2017 DI JAKARTA

 

Dailynewsjskarta.com,(19/12/2017)
Perayaan Natal Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) digelar di Hotel Pullman – Thamrin Jakarta, Selasa (19/12) ber­langsung khidmat. Para pengurus yang hadir tampak datang ber­sama keluarganya untuk merayakan Natal tahun ini.

Ibu Pendeta Dr. Nancy Thelma MTh. dalam khotbah Natalnya menekankan pentingnya untuk saling mengasihi dan damai sejahtera ada di dalam hati kita. Hal ini sesuai dengan tema Natal Peradi tahun ini yakni ” Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh dan bersyukurlah (Kolose 3:15)”, diharapkan pada Natal kali ini dimampukan Allah untuk saling mengasihi di dalam Dia, karena Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera dan keadilan.

Tak hanya mendengarkan pesan Natal dari pendeta, pada perayaan Natal yang dipimpin oleh Suhendra Asido Hutabarat MH. dan Marta Sari T. SH. sebelumnya juga digelar acara Pelayanan Kasih ke Rutan kelas 1 Jambe – Tangerang pada tangga 6 Desember 2017.

Ketua Umum Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan S.H, M.H mengatakan kita berkumpul di ruangan ini untuk melakukan perayaan natal dengan subtema “Natal adalah kesaksian yang membawa sukacita dan damai sejahtera dalam setiap perbedaan.” Sebenarnya, kita juga mengambil keputusan, tetapi keputusan tersebut untuk Kehidupan dan keharmonisan umat manusia, khususnya untuk keharmonisan kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara, karena faktanya banyak perbedaan diantara kita.

“Keputusan tersebut kita paham dari tema dan subtema Natal yang terdapat fase yang sama dan sangat penting yakni “damai sejahtera”, yang membuat umat manusia dapat hidup berdampingan dan berkembang sebagai makhluk ciptaanNya. Ternyata, perdamaian tersebut selalu berkaitan erat atau didapatinya perbedaan, yang ditegaskan Dalam subtema, yakni “dalam setiap perbedaan” yang ada dalam Kehidupan manusia”ujarnya

“Dari tema Natal kali ini semakin jelas bagi kita bahwa rule atau norma atau kaidah untuk menyelesaikan perbedaan diantara umat manusia, yakni dengan sifat kaidah yang harus kita perjuangkan bersama, yakni kaidah perdamaian (peace norm), yaitu suatu kaidah yang dianugerahkan oleh Tuhan untuk menjaga keharmonisan umat manusia, dengan demikian setiap perbedaan yang kita miliki, sesungguhnya untuk keharmonisan Kehidupan kita berbangsa dan Bernegara”, pungkasnya.

Dalam acara itu juga dihadiri oleh Dewan Penasehat Prof. Dr. Otto Hasibuan M.H. Junifer Girsang M.H. Perwakilan dari Pemerintah, Badan Legislatif, Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung, Badan Peradilan, Kepolisian Republik Indonesia. Acara perayaan Natal ini juga diramaikan dengan Band, Vokal Grup, Paduan Suara, Lawak dan tak ketinggalan juga penampilan dari Hutahuruk Sisters juga pemberian hadiah Door Prize yang menarik.

Harapan kita ke depan, keberadaan Peradi se­bagai organisasi advokat, terus bisa memperjuangkan perbedaan di Indonesia. Hal ini sebagai terapan dari pesan Natal tahun ini,” sebutnya. (lelly)

Related posts

Leave a Comment