Uncategorized 

INI KATA MENTAN SAAT MEMBUKA RAKOR KETAHANAN PANGAN

DAILYNEWSJAKARTA.COM (03/01/2018)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membuka Rapat Koordinasi Gabungan Ketahanan pangan dan evaluasi Upaya Khusus (Upsus) tahun 2017 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Rabu (3/1/2017).

Dengan memakai kemeja putih dan celana hitam, Mentan Amran tiba menggunakan helikopter dan mendarat langsung di lapangan Kementerian Pertanian.

Amran mengatakan, dirinya baru saja memantau langsung panen padi di wilayah Karawang, Jawa Barat, dan langsung menuju kantornya dengan helikopter milik Kepolisian.
Memang kami mau lihat langsung di lapangan bahwa apa benar ada panen sampai saat ini. Karena ada yang mengatakan tidak ada panen (padi),” ujar Amran.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras untuk 2018 aman. Sebab, Indonesia tidak lagi mengalami paceklik.
“Beras gak ada masalah, panen banyak, hari ini stok sekitar 1 juta ton. Kalau ada yang mengatakan ini rendah, itu keliru,” ujarnya

“Hari ini kita menyatakan ke publik kalau kita swasembada beras, bawang, jagung, dan cabai. Empat selesai. Stok kita aman,” ucap Amran

Menteri Pertanian itu menyebutkan keberhasilan swasembada tersebut merupakan sejarah baru, pasalnya Indonesia kembali berhasil melakukan swasembada setelah terakhir dilakukan pada tahun 1984 silam.

“Dalam sejarah pertanian Indonesia masuk tahun ketiga Indonesia swasembada pangan khususnya beras ini tahun ketiga ini sejarah baru. Dulu ada swasembada beras tahun 1984,” ungkap Amran.
Keberhasilan tersebut terlihat dari capaian luas tanam jagung yang pada 2017 mencapai 2.279.345, lebih luas dibandingkan tahun 2016 yang berada di angka 2.146.781 hektar.

Kemudian untuk komoditas beras pada 2017 lebih kecil dibandingkan 2016 sebesar 413.727 hektar, dengan rincian tahun 2016 yaitu 5.241.597 hektar dan tahun 2017 yaitu 4.827.872 hektar.

Amran pun menyebutkan tahun 2018 ini pemerintah akan menambah empat komoditas lagi yang akan masuk program swasembada dan berusaha terus meningkatkan produksi empat komoditas yang telah swasembada.
“Ke depan kita fokus lagi pada rempah-rempah, bawang putih, dan gula, kedelai. Itu fokus kedepan. Empat yang selesai kita tingkatkan komoditas strategisnya,” pungkas Amran. (lelly).

Related posts

Leave a Comment