Sosial Budaya Uncategorized 

RAYAKAN IMLEK PERNUSA DAN LIONSCLUB JAKARTA BAGI-BAGI ANGPAUW UNTUK 1000 ANAK-ANAK DI VIHARA FAT CU KUNG BIO

 

DAILY NEWSJAKARTA.COM,(19/02/2018)
Berbagi angpauw  merupakan satu tradisi yang melekat pada saat perayaan imlek, tradisi bagi angpao ini pasti sangat ditunggu oleh anak-anak. Momen ini tidak disia – siakan oleh Ksatria – Srikandi PERNUSA dengan LIONS CLUB Distrik 307 A-1 yang hari ini, Berbagi dan Peduli Kasih kepada sekitar 1000 anak dari warga sekitar daerah Glodok Jakarta Barat, menggelar bakti sosial pembagian ang pao untuk anak – anak usia 0 – 12 tahun di kelenteng FAT CU KUNG BIO, minggu (18/02).

Ketua Umum Pernusa Kanjeng Pangeran Norman menjelaskan kita menyelenggarakan paket bagi bagi Angpau, uangnya dari mana ? uangnya dari saweran teman-teman kita di Lions Club ada LCJC Batavia, LCJC Fatahillah, LCJC Jayakarta, LCJP Jayakarta Jaya, LCJ Mangga Besar dan anggota Pernusa, dari sinilah terkumpul 1000 Angpau.

“Semoga dengan kegiatan ini kita ikut merasakan kebersamaan dengan mereka tanpa ada perbedaan diantara kita (suku dan agama) sebab kita semua adalah Bhineka Tunggal Ika. Kita berbagi kasih, berbagi kebahagiaan,” ujarnya.

Ketua Kelenteng Fat Cu Kung Bio Boen Kiat mengatakan “Bakti sosial ini baru pertama kali diadakan di kelenteng Fat Cu Kung Bio oleh Lions Club, Tujuannya agar anak – anak bisa merasakan kebahagian. Karna bagi-bagi angpao juga dipercaya makin memperlancar rejeki di kemudian hari,” jelas dia.

Pria yang juga menjabat RW ini menjelaskan, program bakti sosial ini sejatinya tak hanya digelar tahun ini saja, kalau bisa setiap tahunnya.

“Jadi kegiatan seperti ini juga bertujuan untuk menjaga kerukunan umat. Kebetulan karena Imlek, maka acara dilaksanakan di kelenteng,” jelas Boen Kiat.

Henry Gunawan selaku Presiden Lion Club Jayakarta yang sempat kami wawancarai mengatakan
Ini baru pertama kalinya kita (bagi-bagi angpau). Kalau di budaya Tionghoa, kalau Imlek itu pasti kan identiknya sama angpau. Makanya kita bagi-bagi angpau untuk berbagi kebahagiaan,” ujarnya.

Dadang Bimas Polsek menjelaskan, pihaknya akan fokus mengamankan tempat ibadah orang Tionghoa. ”Kami akan fokus di kelenteng-kelenteng terlebih dulu dan sekitarnya,”. (lelly)

Related posts

Leave a Comment