BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN KESELAMATAN ANGKUTAN PARIWISATA TAHUN 2018

DAILYNEWSJAKARTA.CON, (15/10/2018)D

DirektoratPembinaan Keselamatan mengadakan Bimbingan Teknis Peningkatan Keselamatan Angkutan Pariwisata Tahun 2018 dengan tema “Melalui Sinergitas Stakeholder di Bidang Pariwisata, Bersama Kita Tingkatkan Keselamatan Angkutan Pariwisata yang diadakan di Hotel Putri Duyung Ancol Senin (15/10/2018).

Direktur Pembinaan Keselamatan Kementruan Perhubungan Rizal Wasal dalam sambutan mengatakan begitu banyak kecelakaan yang terjadi pada tahun ini, oleh karena itu Direktorat Pembinaan Keselamatan mengadakan Bimbingan Teknis mengenai, Apa yang menjadi penyebab kecelakaan? dan upaya apa yang bisa kita hindari ? Bagaimana mencegah kecelakaan dari hulu sampai akhir dan meminta kepada para pengelola pariwisata harus menyediakan tempat istirahat yang tentatif.

Oleh karena itu kita minta tanggapan kepada para pemangku kepentingan atau masukan atas kondisi ini, dan kita sudah mempunyai langkah langkah, kita sudah membuat SMK (Sistem Manajemen Keselamatan)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan akan mencabut izin layak jalan secara paksa bagi bus pariwisata yang melanggar aturan keselamatan. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan iklim bisnis bus pariwisata

” Saat ini fakta yang ditemukan tidak layak dan berisiko tinggi kita akan setop. (Kami) minta pada perusahaanya untuk mengganti kalau tidak sanggup kami (bantu) siapkan moda penggantinya,” ungkapnya

Risal juga memaparkan untuk penggantian moda trasportasi yang dimaksud yaitu dengan menghubungi PO bus pariwisata yang saat ini telah terdaftar di Kemenhub. “Jadi kita hubungi, kan kita punya database,” lanjutnya.(Lelly)

Related posts

Leave a Comment