Nasional 

PERKUMPULAN MASYARAKAT TIONGHOA MARGA PENG JAKARTA GELAR PERAYAAN IMLEK 2019

DAILYNEWSJAKARTA.COM, (20/02/2019)

Perkumpulan marga Peng, merayakan pergantian tahun baru pada Selasa (19/2/2019 ) bertempat di sebuah Restoran chinesse food di sekitar jl. Batu ceper Jakarta Pusat.

Perkumpulan marga Peng yang sekertariatnya berkantor di Jalan Pangeran Jayakarta ini, baru pertama kali mengadakan pertemuan dengan masyarakat Tionghoa bermarga Peng di jakarta sekaligus bertepatan dengan tahun baru imlek 2570, ketua perkumpulan marga Peng Herman Pangestu menjelaskan, “Sebelumnya kami numpang tempat di kumpulan marga, baru pada Agustus 2017 mulailah kita merenovasi gedung dan awal 2018 dimulai sembayangan yang diadakan 2 kali setahun pada bulan Februari dan Agustus.

Anggaran dari perkumpulan ini, diperoleh dari, kegiatan arisan sosial anggota yang diadakan tiap bulan sebagai sumber keuangan perkumpulan, dengan menyumbangkan 10 ℅ untuk kas dari arisan ini.

Perkumpulan Marga Peng ini juga telah aktif melakukan berbagai kegiatan sosial yang ditujukan pada warga kurang mampu.Dan ketua yang baru dipilih juga dilakukan secara demokratis, saat ini adalah ketua yang ke 9, sedangkan ketua yang sebelumnya telah meninggal, ” lanjut Herman.

Acara dihadiri sekitar 200 orang yang terdiri dari para pengurus, pembi­na, penasihat, anggota beserta keluarga besar Perhimpunan Marga Peng dan para undangan lainnya. Acara diawali dengan nyanyian bersama yang dibawakan oleh ibu-ibu anggota marga Peng yang hadir, kemudian di sambung dengan doa ucapan rasa syukur dan penghormatan kepada leluhur Marga Peng.

Terpantau oleh media suasana tampak meriah oleh pernik2 bernuansa merah serta costum para tamu yang kebanyakan mengenakan busana merah sebagai ciri kas dalam perayaan Imlek masyarakat Tionghoa.

Sekalipun saat berlangsung acara di luar resto malam itu hujan turun deras namun tidak mengurangi kemeriahan acara imlek tersebut, yang di lanjutkan hiburan nyanyian berbahasa Mandarin serta kuis berha­diah.

Ketua Umum perkumpulan Marga Peng Herman Pangestu saat ditemui dengan awak media di awal acara, didampingi Seketraris Nicholas Phang
beserta segenap panitia pera­yaan Imlek tahun ini mengatakan, “acara ini bertujuan untuk mempererat persau­daraan dan Keharmonisan sesama marga Peng, juga dengan warga besar nya untuk saling bersilaturahmi, ”
ujarnya.

Acara dengan konsep ‘dari kita, oleh kita, untuk kita’ mencerminkan budaya gotong-royong dan jalinan kekompakan seluruh anggota perkumpulan

Herman Dalam sambutan yang disampaikannya dalam Bahasa Mandarin menjelaskan tentang sejarah asal-usul leluhur marga Peng zaman dahulu kala, sampai dengan kiprah masyarakat Tionghoa dalam pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercinta.

Perkumpulan Marga Peng juga selama ini telah sangat aktif melaksana­kan berbagai kegiatan sosial yang ditu­jukan pada warga kurang mampu sesuai amanah Pancasila tentang kese­tiakawa­nan sosial rakyat Indonesia.

Lebih jauh Herman juga menyampaikan dan menegaskan bahwa Perkumpulan Marga Peng tidak berpolitik praktis. Ia mengarahkan agar masyarakat khususnya untuk yang bermar­ga Peng di Tahun Babi Tanah ini ber­par­tisipasi aktif membangun bangsa dan negara, serta menjaga kerukunan dan solidaritas sosial, terlebih lagi memasuki tahun politik agar jangan mudah ter­provokasi isu-isu yang meresahkan dan menyesatkan.

Diharapkan kepada seluruh anggota marga Peng sebagai bagian tak terpi­sah­kan dari NKRI agar menggunakan hak suaranya secara bijaksana dan tidak golput untuk turut serta dalam pilpres maupun pilleg 17 April 2019.

Nicholas selaku sekertaris dalam perkumpulan itu juga menambahkan bahwa acara ini murni perayaan pergantian tahun baru Imlek dan silaturahmi warga Tionghoa bermarga Peng, dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan politik, sehingga Ia berharap agar tidak ada yang mengatasnamakan Per­kumpulan Marga Peng ini untuk kegiatan politik, terlebih lagi me­nya­takan dukungan kepada salah satu kan­didat parpol, caleg maupun capres.

Di akhir acara, segenap keluarga besar Perkumpulan Marga Peng men­doa­kan semoga NKRI kita yang tercinta ke depannya semakin maju,sejahtera dan rakyat Indonesia tetap bersatu dalam perbedaan dan keragaman budaya. (Lly)

Related posts

Leave a Comment